时间:2025-05-26 09:56:06 来源:网络整理 编辑:综合
Jakarta, CNN Indonesia-- Sebuah hasil scan X-ray yang dianggap "paling gila" di dunia kedokteran men 快区quickq官网
Sebuah hasil scan X-ray yang dianggap "paling gila" di dunia kedokteran menampilkan tubuh seorang pasien di Florida, Amerika Serikat, telah dipenuhi parasit larva cacing pita yang telah mengapur dan tersebar di seluruh tubuh seorang pasien.
Scan X-Ray yang viral di media sosial itu memperlihatkan bagian torso pasien dipenuhi sel berbentuk lonjong yang tak terhitung jumlahnya. Menurut seorang dokter yang mengunggah hasil X-Ray tersebut di akun X-nya, dr. Sam Ghali, psien ini menderita sistiserkosis, disebabkan oleh keberadaan kista larva cacing pita(Taenia solium).
Lihat Juga :![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr Sam Ghali mengatakan pasien ini menderita penyakit itu setelah mengkonsumsi suatu makanan. Apakah itu?
Dari pemaparannya, dr Sam Ghali mengatakan sistiserkosis bisa menyerang manusia karena konsumsi daging babi mentah atau setengah matang. Sebab, daging babi mentah rentan terpapar kista larva.
Dikutip NDTV, cacing pita memang dapat berkembang dalam waktu beberapa minggu di saluran pencernaan manusia. Namun, sistiserkosis terjadi ketika larva bermigrasi ke jaringan lunak tubuh, di mana mereka akhirnya mengapur dan membentuk kista.
"Siklus hidupnya dimulai saat manusia mengonsumsi babi mentah atau kurang matang, lalu orang tersebut terinfeksi cacing di saluran pencernaannya dan menyebarkan telur cacing kepada manusia lain yang tidak beruntung melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi," ucap dr. Sam Ghali dalam video itu.
[Gambas:Twitter]
Sistiserkosis juga dapat terjadi ketika orang terinfeksi menularkan telur cacing pita kepada orang lain melalui feses mereka. Hal ini dapat terjadi ketika seseorang tidak mencuci tangan dengan benar setelah menggunakan toilet atau melalui air yang terkontaminasi kotoran penderita.
Kasus pasien yang tidak disebutkan namanya ini menjadi pengingat akan bahaya mengonsumsi daging babi yang tidak dimasak dengan benar, karena infeksi semacam itu dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti kerusakan otot, kulit, bahkan otak.
Sementara itu, menurut dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD, KGEH, mengatakan kondisi ini memang rentan terjadi saat seseorang mengonsumsi daging yang tidak atau kurang matang.
Aru menegaskan penyakit ini tidak hanya disebabkan mengkonsumsi daging babi yang kurang matang, tapi juga jenis daging sapi giling, ayam, dan unggas lain.
"Ada kemungkinan daging setengah matang mengandung bakteri ataupun parasit. Beberapa daging yg sebaiknya dihindari dimakan setengah matang adalah daging sapi giling, daging ayam, daging bebek dan daging babi," tuturnya kepada detikcom Sabtu (25/1).
Lihat Juga :![]() |
"Daging sapi giling dikhawatirkan tercemar oleh alat penggiling-nya yang mungkin tercemar bakteri, ayam dan bebek juga bila proses pembersihan dan penyimpanannya yang tidak baik. Daging babi seperti diketahui memiliki parasit cacing pita yang hidup di daging babi, bila termakan akan menyebabkan penyakit cacing pita pada manusia," ucap Aru menambahkan.
Menurut Aru dampak parasit cacing pita tidak main-main. Cacing pita yang termakan dapat membentuk kista, seperti yang terjadi pada pasien di Florida, AS itu.
"Sistiserkosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing pita. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai gejala, seperti sakit kepala, kejang, dan kebingungan bila menyerang otak. Bisa menyebabkan kebutaan bila mengenai mata," wanti-wantinya.
dr Aru juga mengingatkan kontaminasi makanan tidak hanya terjadi saat mengonsumsi daging mentah. Penting juga untuk memperhatikan alat masak yang bersih, tidak menggunakan talenan ataupun pisau yang sama untuk mengolah daging berbeda dan pastikan selalu kebersihannya.
Baca selengkapnyadi sini.
(tim/rds)Diborong Semler Scientific, Aset Kripto Bitcoin Makin Diminati Institusi2025-05-26 09:41
SELAMAT! Kamu Bisa Dapat Saldo DANA Kaget Gratis Rp349.000 ke E2025-05-26 09:34
Kadin Sambut Baik Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Anindya: Ini Program yang Luar Biasa2025-05-26 09:12
Bocoran Jadwal Pendaftaran PPG Prajabatan 2025, Calon Guru Simak Informasinya!2025-05-26 09:10
Polri Tangkap 12 Orang Pelaku TPPO Jaringan Malaysia2025-05-26 08:22
Golongan Darah A Berisiko Stroke di Usia Muda, Benarkah?2025-05-26 08:20
Mendagri Bakal Ungkap Pemda Mampu Tak Mau Bantu Sekolah Swasta2025-05-26 08:09
Cara Mudah Daftar Online Bansos 2025, Dapat Saldo Dana Pakai NIK KTP2025-05-26 08:01
H+4 Lebaran, 36.000 Orang Masih Berangkat Mudik Pakai KRL dari Jakarta2025-05-26 07:58
Jangan Cuma Andalkan Susu, 5 Sayur Ini Juga Tinggi Kalsium2025-05-26 07:47
Kapolda Metro Jaya Pastikan Tak Ada Perlakuan Istimewa ke Mario Dandy2025-05-26 09:50
Daftar 7 Bandara Terburuk di Dunia, Ada dari Indonesia?2025-05-26 09:39
Ciptakan Kualitas Udara Lebih Baik, BAF Donasikan Bibit Mangrove ke2025-05-26 09:37
Ada Potensi Gratifikasi saat Prabowo Terima Mobil Listrik dari Erdogan, KPK Ingatkan untuk Lapor!2025-05-26 09:37
Trump Hentikan Bantuan Obat HIV, Hingga TBC, Indonesia Kena Imbas2025-05-26 09:19
Kontroversi Pemecatan Twister Angel Novi Sebagai Guru, Sukatani Buka Suara2025-05-26 08:51
Golongan Darah A Berisiko Stroke di Usia Muda, Benarkah?2025-05-26 07:57
Long Weekend Imlek, 36 Ribu Orang Tinggalkan Jakarta: Ada 7 KA Tambahan2025-05-26 07:33
Jangan Beri Ini Saat Kasih Tip ke Staf Hotel, Bisa Dibuang2025-05-26 07:27
7 Manfaat Puasa Ramadan untuk Kesehatan, Apa Saja?2025-05-26 07:27